Sunday, February 06, 2005

Is it a relief..??

Renjanaku, sekali ini aku menang dari kamu. Kau yang mencuri start sejak semula, menyusupkan angan dan ingin yang begitu besar. Hanya sebentar kubiarkan kau menyelinap dan mengendap dalamku. Lalu, maaf..ku harus usir kau jauh2. Memang berat, dan tak ada yang bilang itu mudah. Terutama untukku, dengan siklusku..dengan masa laluku..dengan keseluruhan diriku. Tapi jangan kau hilangkan bagian rasa, ya kau harus perhitungkan itu. Kuakui sekarang dia lah yang dominan. Jadi bukannya sok suci, atau ingin terlihat suci. Ini adalah pilihannya, dan aku total padanya.

Keep on fighting..

Langkahku terhenti, suara yang tak dapat kuelakkan lagi..aku harus berhenti, menoleh sejenak, dan tersenyum. Dengan pilu, dengan tangis dan tanpa iba. Lalu aku harus berjalan lagi, terus..dan tak menoleh lagi, sampai akhir perjalananku.

Friday, February 04, 2005

@ 5 a sec

Tadi terjadi sesuatu yang di luar kebiasaan. Aku bangun pagi, hal yang tidak pernah kulakukan lagi semenjak aku selesai sidang skripsi. Aku janjian ketemu tante inge di wijaya jam 8, buat ngomongin buku. Well, banyak sekali masukan dan kritik membangun..(hahaha apa seh ti, ga membangun juga gak apa lagi=p). Entah kenapa saran dan terutama kritik membuatku sll bersemangat. Tidak sabar menjalani detik-detik kedepannya.

Abis dari wijaya aku ngambil laundry. Dengan antrian yang begitu panjang dan terselipnya aku di komunitas para supir, jadilah aku menghabiskan waktu ngobrol dgn mereka. Ada yang cerita majikannya di mobil nungguin bajunya kering dan gak pake baju (emang gak ada baju lain?), trus ada lagi yg bilang baju majikannya kena limbah ttt yang cm bs ilang klo dilaundry=p (dan ini sudah dipastikan oleh si supir) sampe ada yang bilang klo ke laundry itu inisiatifnya dia. Soalnya pas si supir masuk pintu depan, baju berserakan dimana-mana..wah, can you imagine??hmm..=)

Di sela2 mikir apa iya semuanya betul (lagian kok iseng bgt klo itu semua cuma omongan mereka) aku jadi keinget pa' sukri (karena para supir ini mirip bgt sm dia). Nah, pa' sukri adalah aspri keluargaku sejak jaman tinggal di petojo (ini masih jakarta--jakarta pusat, malahan lebih jakarta dr yg skrg aku tinggal--cirendeu=jakarta coret=selatan jakarta) . Pa' sukri ini dulunya preman di daerah kota, yang ternyata adalah tukang kayu juga. Orangnya kecil, ga ada sangar2nya, tapi se-gang sadar pada takut sama yang namanya sukri. Ceritanya nyokap trus mempekerjakan dia, dan ini mulai aku umur 1 tahun.

Pa' sukri ini orangnya ternyata serba bisa (selain bisa kawin banyak--isterinya itu loh banyak bener) dia bisa masak, well you can name it..trus handal di segala jenis pekerjaan pertukangan, ampe dia bikin tempat tidur, lemari, dll dari jati!Trus dia juga bisa jahit, nah ini yg sering aku manfaatin. Bayangin aja, dulu waktu smp, aku udah minta dia membentuk kemeja sekolahku shg menjadi kemeja ketat (yg ngikutin garis bdn itu loh) dan berkupnat!haha canggih kan..blm lg pas sma, aku suruh bikin rok yang punya kancing jepret di bagian 3/4 bawah. Jadi klo razia (tarq gila razia..huh!) aku aman..karena bisa dipanjangin roknya, dan begitu jam istirahat..voila jadilah rok pendek lagi=D

Intinya pa' sukri ini d best bgt, sampe aku pindah ke cirendeu juga dia masih ikut. Tapi mungkin karena udah tua (udah punya cucu segala) akhirnya dia decided utk gak kerja lagi sm keluargaku. Kangen juga ama dia, soalnya gak cuma bantuin aku tapi dia sering bgt nolongin aku klo lg bandel, dengan kata lain mengarang alasan yang masuk akal buat nyokap..hehehe..

Thursday, February 03, 2005

Senja; coffee time..

Senja ini aku banyak berbincang dengan uda buyung..as always ditemani coffee dan setengah bungkus samsu, kita banyak tukar pikiran mengenai hidup. Aku sll mengagumi alur yang begitu lancar, dan pemikiran yang saling bertolak belakang..dalam suatu titik mereka bertemu, walau hanya beberapa jenak. Mengenai prinsip, kita jelas sama..mengenai batas2 kehidupan, mungkin aku lebih impulsif dan kamu sll berada did lm garis. Thanks ya da, dgn supportnya utk kawin muda hahaha..walau aku kepikiran juga blm=p mudah2an nanti aku sempet kenalin hujan renikku sama kamu. Jadi kamu bisa banyak bicara mengenai hobimu..(enak aja main foto2..bayar!!=p) selamet ya buat kamu sama Mili, ah dua bulan lagi kamu jadi ayah=)

Thank you, dear..

Atas terkelupasnya memori rasa pun lirih yang tercipta,
kau usir segera tak ubahnya matari terhadap mendung..
Kau kenakan lagi lengkung pada senja yang sempat tanggal beberapa jenak..

Wednesday, February 02, 2005

Setengah hari di kota kembang =D

Ah,pegelnya kakiku(biar matic tp cape bo) dan senang,soalnya bisa seharian sama si sayang=) yah,half day maybe.Dummy buat buku kita keren juga..keren bgt malahan.Tapi sepertinya masih bisa lebih dibagusin lagi.Tadi berangkat ke bandung jam 10 pagi..wah,telat bgt..udah ngebut sekuat tenaga dan memacu adrenalin,tetep aja nyampenya nyaris jam 1 siang='( untung yang nungguin gak pada bete.Trus makan deh,as always di tokoyou.Here i come ayam goreng mentega.Parah,yummy bgt!Abis menikmati SSS,ternyata ujan lebat..jadi dicopotlah sepatu boot tercinta,dan lari2 di bawah hujan dgn mas2 yg mayungin..haha..makasi ya,sayangku.Sampai di jakarta jam 8an, dan ternyata ga usah ke rumah sakit lagi krn mas ady udah ada yang jagain.Besok sepertinya dia udah boleh pulang..asik,jd bisa minta didesignin d buat bab2 buku berikutnya.

Tuesday, February 01, 2005

Floating

Apa gerangan yang kurasa? Seperti melayang tanpa bisa mengaitkan jemari pada dahan yang tersampir begitu saja..aku tak dapat menahan laju pusaran bayu yang membawaku..bergantung pada sesuatu dan banyak hal yang maya, tanpa sadar akan jasadi yang tengah sekarat. Aku rindu akan kekokohan itu, akan lengan baja yang membentengi segala sukar, akan lilit yang mengikat ruhku hingga tak dapat pergi jauh. Andaikata bisa kutawar lirih yang membekukan angan, waktu pun ingin kugulirkan kembali. Tapi aku tak bisa dan tak ada yang bisa. Jadi gapailah aku segera, dalam keremangan yang tengah melahapku perlahan. Aku ingin kembali larut dalam sesap rasa. Katakan saja, kapan pun jua..kau tahu aku mencintaimu, sudah sejak lama.

Hujan renikku..

Ada 1001 macam alasan untuk menjalin hubungan dengan seseorang. Entah itu berteman, bersahabat, berpacaran, dan bahkan bermusuhan. Berbicara mengenai alasan berpacaran, sungguh heran aku akan orang-orang yang tidak punya alasan untuk berpacaran, padahal bisa jadi lebih dari 1001 alasan yang ada. Apakah itu utk peneman jiwa, pengisi hari, ataupun hanya sekedar kebutuhan yang paling mendasar. Buatku, berpacaran itu gabungan semua hal yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.

Dia yang kupilih dan memilih, diisikan sosoknya pada keseharianku. Dia adalah tempatku mengisi ulang semangatku, pria yang sama yang bisa meringankan bebanku. Aku bisa menceritakan apa saja kepadanya, mimpi2ku, hal kecil yang menggangguku, khayalanku, hingga apa yang meruntuhkan langitku seketika. Mungkin yang menghapuskannya hanyalah lengkung senyum dan mata teduhnya..

It takes time..pretty damn sure about it. I hope you can find out later..

Monday, January 31, 2005

Lovely monday

Lagi, dan lagi hari Senin. Entah sejak kapan hari Senin berubah menjadi hari yang sll indah. Nampaknya sejak tanggal 10 Januari kemarin. Tiap detik, menit, jam yang kulalui selalu ada lengkung senyum yang terselip. Aku ingat kamu, dan kita tentunya. Masih sulit kupercaya, pun saat aku pertama kali membuka mata di pagi hari. Ternyata aku punya kamu yang mengisi keseharianku.

Ini baru detik, aku tahu. Kamu minta untuk sabar, ya itu pasti. Nantinya juga kita akan tahu, bahwa waktu yang semu adalah waktu yang kita sesap perlahan. Sedikit demi sedikit, dan ia takkan habis. Karena pernah kudengar akan cerita yang tak bertanda titik. Akan kudaftarkan kita nanti disana. Sayang kamu.. =)

Get well soon, my bro..

Malam ini kakakku masuk rumah sakit. Katanya kena penyakit demam berdarah. Hm, lagi-lagi demam berdarah. Dari RSPI, akhirnya dia berakhir di RSPP. Hanya tersisa kamar suite di RSPI, dan bisa menebak berapa harganya? Dua setengah juta per malam, wow..!! Trus aku mikir, memangnya apa istimewanya kamar suite itu? Mungkin di kamar mandinya ada shower yang pakai radio, mungkin ada peralatan meni-pedi di meja riasnya, mungkin ada aromaterapinya, mungkin..dan mungkin..yang pasti, harganya sama kayak menginap di darmawangsa resident. Kok orang sakit aja masih dijadikan sansak kapitalisme. Kata nyokap, ini pertama kali dia diopname. Jadi kayaknya emang tadi rada heboh gitu, semuanya ikut kayak rombongan naik haji=p ah, kakakku sayang, cepet sembuh yaa..gonna miss you a lot!

Sunday, January 30, 2005

Catatan hari ini..

Ternyata Jakarta-Depok tidak jauh [maaf ya, joe..bukan maksudku menyia-nyiakanmu]. Akhir2 ini aku sering sekali menghitung langkah dari rumahku ke ciputat-tb.simatupang-depok, dan ternyata hasilnya nihil di effort, lumayan di waktu, dan sedikit lebih banyak lagi di bensin=p ah, benar2 tidak terasa, sungguh..

No mountain's too high, no river's too deep, no distance too far..yah, intinya sih itu. Mau dibilang cinta itu buta, emang..dibilang gak kenal jarak, pasti..mau dibilang mengharap, ya iyalah namanya juga manusia..eh, tau2 dpt plus plus plus. Yaitu plus sabar, rada ilang egoisnya, trus tiba2 jadi pemurah (terhadap segala maksudku) dan yang pasti jadi sumringah..(inget sayang, ini bukan sumeh, beda lagi itu)

Just so in love with you, gak perduli apa yang terjadi nanti. Dan tlg jangan buat patokan lagi bg waktu kita ya. Kan waktu kita dengan waktuNya beda. Don't know what future holds for us=) kutjing sayang kamu..

Ardi..cepat sembuh ya, walaupun sehat apa sakit gak ada bedanya..masih aja senyum2 en ide2 ngaco tp aku sugesti gitu..cepet sembuh ya..biar bisa seneng2 lagi ber4=)

Trust..yeah, right!!

Terkadang kenyataan sangat pahit, tapi mau apalagi? Semua harus dilihat dengan besar hati..yah, semua rencana2 yang berantakan, lakon2 yang tidak sempurna, perilaku yang luar biasa memuakkan..huh, benar2 tidak ada yang bisa dipercaya di dunia yang luas ini. Kamu kira kamu tahu semuanya, tapi ternyata tidak. Benar2 melenceng dari dugaan, dan selama ini kamu tertipu mentah2. Jadi apa lagi yang bisa dipercaya di dunia ini? Sepertinya setiap lini sudah bobrok dan penyakitnya sudah menjalar kemana-mana..pindah ke akar sebelah setelah berhasil meruntuhkan kokohnya pertahanan pohon yang berdiri ratusan tahun.